|
SURABAYA POST - Tengara bahwa pemkot takut kepada para pelanggar brandgang yang berstatus sosial ekonomi tinggi secara implisit dibenarkan Kepala Satpol PP Pemkot, Arif Budiarto.
Menurut dia, yang dibongkar lebih dulu memang bangunan milik warga miskin karena sudah jelas tidak memiliki IMB.
“Kami dahulukan yang kecil-kecil dulu, baru setelah itu yang besar-besar seperti bangunan di saluran air Jl. Untung Suropati,” katanya.
Menurut Arif, pembongkaran di atas Brandgang milik orang-orang kaya tidak mudah dibongkar. “Ada kemungkinan mereka akan mempermasalahkan secara hukum dengan berbagai alasan, sekalipun mereka belum tentu punya izin. Untuk itu pembongkarannya harus hati-hati dan perlu dibicarakan antar instansi. Kalau disebut tebang pilih, ya gimana, tapi itu yang bisa kami laksanakan,” ujarnya.
Purnomo Siswanto